Sabtu, 19 Mei 2012

Museum Bajra Sandi



 Museum Bajra Sandi merupakan Monumen Perjuangan Rakyat Bali yang terletak di areal lapangan Niti Mandala Denpasar, Jl. Raya Puputan. Museum ini dibangun dengan meniru mentuk bajra yang sering digunakan oleh pemangku/sulinggih. Museum ini dibangun di atas tanah seluas 13,8 hektar dengan luas gedung 70 x 70 meter. Museum ini diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarno Putri pada tanggal 14 Juni 2003.

Museum ini menjadi simbol masyarakat Bali untuk menghormati para pahlawan serta merupakan lambang persemaian pelestarian jiwa perjuangan rakyat Bali dari generasi ke generasi dan dari zaman ke zaman, serta lambang semangat untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari 17 anak tangga yang ada di pintu utama, 8 buah tiang agung di dalam gedung monumen, dan monumen yang menjulang setinggi 45 meter.

Bentuk museum ini diambil berdasarkan cerita Hindu pada saat Pemutaran Gunung Giri Mandara oleh Para Dewa dan Raksasa guna mendapatkan Tirta Amertha atau Air Suci Kehidupan.

Dinamakan Museum Bajra Sandi karena bentuk museum ini seperti Bajra atau Genta yang dipakai oleh para pemimpin Agama Hindu dalam mengiringi pengucapan japa mantra pada saat melakukan upacara Agama Hindu. Adapun bagian-bagian yang penting dalam museum ini adalah sebagai berikut :
Bangunan Museum yang menjulang melambangkan Gunung Giri Mandara.
Guci Amertha dilambangkan dalam bentuk Kumba (periuk) tepat bagian atas museum.
Naga yang melilit museum melambangkan Naga Basuki yang digunakan sebagai tali dalm pemutaran Giri Mandara.
Kura-kura yang terdapat di bagian bawah museum merupakan simbul dari Bedawang Akupa yang digunakan sebagai alas pemutaran Giri Mandara.
Kolam yang terdapat disekeliling museum merupakan simbul dari Lautan Susu yang mengelilingi Giri Mandara tempat beradanya Air Suci Kehidupan atau Tirtha Amertha.

Visi dan Misi Museum Bajra Sandi

a. Visi

Terwujudnya kelestarian nilai-nilai kepahlawanan, keperintisan, dan kejuangan dalam mendukung pelestarian dan pengembangan budaya.

b. Misi
Melestarikan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap warisan budaya berupa berupa nilai-nilai kepahlawana, keperintisan, dan kejuangan khusunya di hati generasi muda penerus bangsa.
Melaksanakan kajian-kajian ilmiah tonggak-tonggak sejarah perjuangan rakyat Bali.


Madya Mandala

Secara horizontal, museum ini menggunakan konsep Tri Mandala, yaitu:

1. Utama Mandala, yaitu bagian gedung utama yang paling megah.

2. Madya Mandala, yaitu pelataran yang mengitari Utama Mandala.

3. Nista Mandala, yaitu pelataran paling luar yang mengitari Madya Mandala.

Secara vertikal, museum ini mengadopsi konsep Tri Angga, meliputi:
Utamaning Utama Mandala, yaitu lantai teratas gedung, dan digunakan sebagai Ruang Peninjauan. Dari sini kita dapat melihat suasana di sekitar gedung dengan jelas. Untuk mencapai tempat ini kita harus menaiki tangga melingkar yang cukup tinggi.
Madyaning Utama Mandala, yaitu lantai dua gedung, digunakan sebagai Ruang Stage Diorama. Di ruang ini kita dapat melihat 33 diorama yang menampilkan sejarah perkembangan dan pergerakan rakyat Bali dari masa ke masa. Selain diorama, ada juga keris
Nistaning Utama mandala, merupakan lantai dasar gedung ini. Di sini ada berbagai ruangan, meliputi Ruang Informasi, Ruang Administrasi, Ruang Pameran yang menampilkan foto-foto pahlawan dan peristiwa di Bali, Ruang Perpustakaan yang berisi buku-buku yang berkaitan dengan sejarah Bali, dan Ruang Rapat serta toilet.

Selain ruangan-ruangan tersebut, di lantai dasar dapat juga dijumpai telaga yang berada di dasar bagian tengah gedung, dinamakan Puser Tasik. Di telaga ini terdapat delapan Tiang Agung. Di tengah kolam terdapat tangga yang menghubungkan lantai dasar sampai lantai teratas, dinamakan Tangga Tapak Dara.


Di bagian luar gedung ini, kita dapat melihat Bale Bengong di keempat penjuru museum untuk peristirahatan para wisatawan. Selain itu, di bawah tangga masuk juga terdapat kolam berisi ikan hias. Di bagian paling luar, terdapat lapangan yang bisa digunakan untuk lari pagi.


Museum ini dibuka setiap hari pukul 08.30-17.00 WITA, terkecuali hari besar Agama di Bali. Untuk masuk Anda harus membayar tiket masuk sebesar Rp 2.000,00 per orang untuk orang dewasa dan Rp 1.000,00 per orang untuk pengunjung anak-anak.


Senin, 07 Mei 2012

Membuat Stempel Dengan CorelDraw X5


Bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei saya berharap semoga pendidikan di Indonesia bisa menelurkan generasi - generasi emas nan kreatif yang akan membawa bangsa ini pada kemajuan dan kemakmuran (Amin). Kali ini saya ingin berbagi cara membuat desain stempel sederhana. Tidak ada bisnis yang tidak membutuhkan stempel. Semua bisnis pasti membutuhkan stempel. STEMPEL adalah salah satu instrumen yang menjadi penguat legalitas suatu dokumen. Ok cukup intermezzonya, Tutorial Coreldraw ini menggunakan program corel X5 tapi bagi anda yang punya corel di bawahnya yaitu Corel X3 dan Corel X4 maupun corel 11 tetap bisa menerapkannya namun mungkin perbedaannya terletak pada layout Toolbox nya.

Berikut tutorialnya:

1. Buka Program Coreldraw, Tekan CTRL + N untuk membuat lembar kerja baru

2. Saya akan membuat stempel dengan bahan tulisan sebagai berikut :
PT. BELAJARCOREL.COM
Jl. Ahmad Yani No. 339 Surabaya
No. Telp : 0856 999222
Email. ilmukoe@yahoo.com
Fax. ilmukoe@yahoo.com
Tengan Teks Tool ( tekan F8 ), Ketik dahulu tulisan diatas ke dalam corel.

Dengan Elipse Tool ( Tekan F7 ) buat bulatan oval berdiameter horisontal 50 mm x vertikal 35 mm, lihat di properties bar, bagi anda yang pemula dan belum tahu letak properties bar bisa dilihat di Layout Coreldraw

Setelah itu gandakan oval yang telah kita buat dengan mengcopy dan paste bulatan oval tersebut dan kecilkan sehingga kita mempunyai 2 oval.
Klik Oval lalu Tekan F12, lalu akan muncul jendela Outline Pen
stempel sederhana
Yang oval besar Outline 2pt dan yang kecil 1pt. Nampak seperti bawah :
stempel sederhana

3. Setelah itu saya masukkan tulisan PT. BELAJAR COREL.COM dengan cara Klik teks yang akan dimasukkan,
Lalu pada menu utama klik Text > Fit Text To Path. Lebih jelasnya lihat bawah
Setelah itu masukkan ke oval yang besar, Nampak seperti bawah

4. Bila ingin menggeser jarak atas bawah caranya adalah dengan diklik tepat pada tulisannya dan geser ke bawah atau samping. Tp bila ingin lebih halus dalam penggeseran maka saat menggeser kita lakukan sambil menekan tombol [alt] pada keyboard, anda dapan menZoom (memperbesar pandangan) untuk mendapatkan hasil geser yang diinginkan / lebih presisi.
5. Bila ingin merapatkan ataupun melonggarkan klik Shape Tool (F10) arahkan pada tulisan lalu klik pada tanda panah

6. Lalu saya memasukkan nama jalan, dsb. Tapi kok kebalik, pasti pertanyaannya seperti itu. Jadi saya membaliknya dengan tool Mirror Text > mirror horizontally / mirror vertically.
Setelah tidak terbalik, lalu masukkan bahan lainnya. Untuk mempercantik lalu saya tambahkan hiasan bintang pada tiap pojokan tulisan PT – nya.
Terakhir tambahkan logo, disini saya menambahkan logo PT Belajar Corel
Hasil seperti di bawah
(Nama PT dan Alamat PT di atas hanya rekayasa saja, sebagai contoh untuk tutorial Coreldraw)
Stempel Sederhana kita selesai